Air putih merupakan zat
cair yang terdiri dari molekul hidrogen dan oksigen, air putih merupakan zat
yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Air putih sangat baik untuk proses
detoksifikasi atau pelepasan racun yang ada dalam tubuh sehingga air putih
sangat dipercaya menjadi antioksidan. Fungsi utama dari air putih adalah
sebagai pencegah dehidrasi disamping menjadi pelepas haus.
Selain menghilangkan
dahaga, manfaat air putih untuk kesehatan sangatlah beragam. Oleh karena itu,
sangat penting untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air yang
cukup secara rutin.
[Baca Juga: Manfaat Vitamin C]
Ada beragam minuman yang
bisa dikonsumsi untuk mencukupi kebutuhan asupan cairan harian. Namun, jenis
minuman yang paling baik dikonsumsi bagi tubuh adalah air putih karena terbebas
dari kalori dan gula sehingga lebih menyehatkan
Direkomendasikan untuk
konsumsi air putih lebih banyak jika mengalami kondisi-kondisi seperti saat
cuaca sedang panas, setelah berolahraga, diare dan muntah-muntah.
Manfaat Minum Air Putih
Berikut adalah manfaat
kesehatan yang bisa kamu dapatkan dengan minum air putih:
1. Mencegah Dehidrasi
Menjaga asupan cairan dengan minum air putih
penting untuk dilakukan untuk mencegah tubuh kekurangan cairan atau dehidrasi.
Meskipun terlihat ringan dan mudah untuk dilakukan, kondisi dehidrasi yang
tidak segera ditangani dapat menyebabkan gangguan pada fungsi ginjal, lemas,
sulit untuk berkonsentrasi hingga dapat membahayakan nyawa.
2. Menjaga Kesehatan Pencernaan
Kurangnya asupan cairan dapat mengganggu
fungsi pencernaan, hal ini dapat menyebebkan beberapa gangguan kesehatan,
termasuk sembelit. Sebagai langkah pencegahan, kamu disarankan untuk rutin
mengkonsumsi air putih yang cukup.
3. Memelihara Kesehatan Kulit
Kurangnya cairan tubuh bisa menyebabkan kulit
menjadi kering. Oleh karena itu, penting untuk memenuhi kebutuhan cairan yang
dibutuhkan tubuh dengan minum air putih agar bibir dan kulit tetap terhidrasi
dengan baik. Selain itu, minum air putih yang cukup dapat menjagai juga
mengembalikan kelembapan kulit dan bibir.
4. Menjaga Konsentrasi
Kekurangan cairan tubuh juga bisa berdampak pada terganggu nya fungsi otak, terutama pada kemampuan untuk fokus dan konsentrasi. Hal ini tentunya berdampak pada aktifitas dan produktifias kamu sehari-hari.
Untuk menjaga konsentrasi dan fokusmu,
dianjurkan untuk rutin untuk mengkonsumsi air putih sehingga otak dapat
berfungsi secara optimal.
5. Menjaga Kesehatan Otot dan Sendi
Konsumsi air putih secara rutin dapat meningkatkan kelenturan dan kekuatan otot tubuh dan juga sendi. Dengan demikian, otot tidak kaku dan tubuh tidak cepat lelah saat bergerak dan beraktifitas sehari-hari.
6. Menurunkan Berat Badan
Mengkonsumsi air putih diketahui bisa
meningkatkan metabolisme sehingga memudahkan tubuh dalam membakar lemak juga
membuang kotoran melalui keringat urine dan tinja. Hal ini tentunya bisa
berdampak pada menurunnya berat badan.
Selain itu, minum air putih sebelum makan
diketahui bisa memberikan efek kenyang, Oleh karena itu, porsi makanan yang
dikonsumsi akan lebih sedikit. Dengan demikian, asupan kalori yang masuk ke
dalam tubuh tetap terjaga dan berat badan tetap terkontrol.
7. Meningkatkan Stamina
Tubuh tentunya membutuhkan energi sebagai
bahan bakar untuk menjalani aktifitas sehari-hari. Sumber energi bukan hanya
diperoleh dari makanan, konsumsi air putih yang cukup juga dapat membuat tubuh
tidak gampang lemas ketika sedang beraktifitas.
8. Mencegah Batu Ginjal
Sebuah penelitian mengatakan dengan minum air
putih yang cukup dapat mencegah terbentuknya batu ginjal atau kambuhnya
penyakit batu ginjal pada seseorang yang sebelumnya mempunyai riwayat penyakit
tersebut.
[Baca Juga: 15 Makanan yang Mengandung Protein Tinggi]
Hal ini dikarenakan asupan cairan yang cukup
dapat melancarkan proses pembuangan sisa metabolisme melalui urine serta
mencegah terbentuknya kristal yang bisa menyebabkan batu ginjal, misalnya
seperti asam urat.
9. Menjaga Tekanan Darah
Air adalah bagian terbesar dari darah. Jika tubuh kekurangan cairan, darah akan menjadi lebih kental dan dapat menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan elektrolit seperti kalium dan natrium yang terdapat di dalam darah.
Kurang nya cairan tubuh juga bisa berdampak
pada menurunnya tekanan darah. Oleh karena itu, rutin mengkonsumsi air putih
akan menjaga tekanan darah tetap normal.
10. Mencegah Penyakit Kardiovaskular
Selain untuk menjaga tekanan darah,
tercukupinya cairan tubuh juga dapat membantu terhindar dari penyakit
kardiovaskular seperti stroke, serangan jantung dan penyakit jantung.
Hal ini karena konsumsi air putih secara rutin bisa mencegah dehidrasi yang berdampak pada terganggunya fungsi organ tubuh seperti jantung dan memberikan efek relaksasi pada pembulu darah sehingga tekanan darah akan selalu terjaga.
11. Membantu Produksi Air Liur
Air liur mengandung sejumlah kecil enzim, lendir dan elektrolit. Hal ini merupakan sesuatu yang penting untuk memecah makanan padat dan menjaga kesehatan mulut. Tubuh akan menghasilkan air liur yang cukup dengan asupan cairan yang teratur.
Anjuran Takaran Konsumsi
Air Putih
Memperhatikan jumlah air putih yang diminum setiap harinya sangatlah penting untuk kesehatan yang optimal. Berikut adalah rekomendasi asupan iar harian yang perlu kamu penuhi, sebagai berikut:
- Sekitar 15,5 cangkir (3,7 Liter) bagi pria
- Sekitar 11,5 cangkir (2,7 Liter) bagi wanita
Takaran ini mencakup cairan
dari air, minuman lain dan juga makanan. Sekitar 20 persen asupan cairan harian
biasanya berasal dari makanan dan sisanya dari minuman.
[Baca Juga: Manfaat Lidah Buaya]
Kamu harus meningkatkan
asupan air jika hendak berolahraga atau tinggal di daerah yang lebih panas
untuk terhindar dari dehidrasi. Cara lain untuk menilai kecukupan air dalam
tubuh adalah dari rasa haus yang dirasakan dan warna urine.
Merasa haus adalah tanda
yang jelas kalau tubuh sedang kekurangan cairan, sedangkan urine yang berwarna
kuning atau gelap menunjukkan tanda dehidrasi. Oleh karena itu, ketika kamu
menemukan atau mengalami tanda-tanda tersebut, segera minum air putih untuk
menghidrasi tubuh.
Tidak Mutlak Minum Air
Putih 8 Gelas Setiap Hari
Menurut Kemenkes, kebutuhan cairan tiap orang berbeda-beda. Pada orang dewasa, konsumsi air putih yang disarankan adalah sekitar delapan gelas berukuran 230ml atau total 2 liter setiap harinya.
Selain dari minuman,
makanan juga dapat memberkan asupan cairan pada tubuh sekitar 20 persen. Cairan
dari makanan terutama didapatkan dari sayur dan buah, seperti bayam dan
semangka yang memiliki kandungan 90 persen air.
Namun, rumus delapan gelas
per-hari bukanlah aturan mutlak. Kebanyakan orang sehat dapat tetap terhidrasi
dengan minum air putih dan mendapatkan cairan lainnya setiap kali mereka merasa
haus. Untuk sebagian orang, kurang dari delapan gelas sehari mungkin sudah
terasa cukup. Namun, ada juga mereka yang mungkin membutuhkan cairan lebih
banyak dari kebanyakan orang.
Kesimpulan nya, kebutuhan cairan harian dari setiap orang akan berbeda-beda sesuai kondisi berikut:
- Kesehatan atau kondisi tubuh secara keseluruhan
- Tingkat aktifitas fisik yang dilakukan
- Faktor lingkungan atau cuaca
- Ibu yang sedang hamil dan menyusui
Menurut Kemenkes RI,
seseorang akan membutuhkan cairan lebih banyak dari biasanya dalam kondisi
berikut:
- Cuaca yang sangat panas
- Ketika berolahraga atau aktif secara fisik
- Ketika mengalami demam, diare atau muntah-muntah.
- Hamil dan menyusui. Wanita yang sedang hamil disarankan untuk mengkonsumsi air sekitar 2,4 liter per-hari, sedangkan wanita yang sedang menyusui disarankan untuk mengkonsumsi air sekitar 3,1 liter per-hari.
Kapan Waktu yang Tepat
Minum Air Putih?
Seperti yang kita tahu, air putih punya beragam jenis, mulai dari air keran, air mineral, air isotonik dan air alkali. Semua jenis air tersebut dapat dikonsumsi untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh harian.
Menurut Kemenkes RI, air
minum adalah air yang sudah melalui proses pengolahan atau tanpa proeses
pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum (Kepmenkes
Nomo 907 tahun 2002)
Lalu, kapan waktu yang dianjurkan untuk minum air putih? Berikut beberapa rekomendasi yang diutarakan para pakar:
- Setelah bangun pada pagi hari (1-2 gelas)
- Sebelum makan (1 gelas)
- Setelah makan (1 gelas)
- Sebelum dan setelah melakukan olahraga (1 gelas yang dikonsumsi pada 30 menit sebelum olahraga dan cukupi cairan tubuh setelah berolahraga)
- Menjelang sore hari (1 gelas)
- Sebelum tidur (1-2 gelas)
Tips Memenuhi Kebutuhan
Cairan Harian
Seperti yang sudah dijabarkan sebelumnya, memenuhi kebutuhan cairan harian adalah sesuatu yang sangat penting untuk dilakukan. Hal ini dikarenakan kekurangan cairan diketahui dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.
Tubuh yang kekurangan
cairan pada umumnya ditandai dengan rasa sering haus dan urin yang dikeluarkan
berwarna lebih kuning atau gelap dari biasanya. Selain itu, kamu juga akan
merasa lemas, pusing atau sakit kepala serta bibir dan mulut menjadi terasa
kering.
Ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan supaya kebutuhan cairan tubuh kamu bisa tetap terpenuhi, sebagai berikut:
- Coba untuk membiasakan minum air putih setelah makan atau ketika sedang mengkonsumsi camilan.
- Sediakan gelas atau botol yang berisikan air minum diatas meja atau ditas setiap saat karena akan memudahkan kamu untuk menjaga asupan air putih harian.
- Kamu bisa menambahkan irisan buah ke dalam air putih sehingga air putih terasa lebih segar.
Air putih memang
menyehatkan, tapi tidak semua air putih bisa kamu konsumsi. Ada beberapa
ketentuan untuk menentukan air minum yang aman dan layak konsumsi menurut
Kementrian Kesehatan RI.
- Tidak berwarna dan berbau
- Tidak memiliki rasa
- Tidak mengandung bahan kimia yang melebihi batas ketentuan
- Tidak mengandung bakteri
Apakah Ada Vitamin Dalam
Air Putih?
Ada banyak sekali manfaat yang bisa kamu rasakan jika rajin minum air putih. Tidak hanya sekedar mencegah dehidrasi, manfaat dari air putih juga dapat membantu melancarkan aliran nutrisi pada tubuh sekaligus membantu untuk menurunkan berat badan.
Hal ini tentu berasal dari
kandungan yang ada di dalam air putih it usendiri. Dikutip dari Veri Well
Fit, air putih tidak mengandung lemak, protein, karbohidrat, kolesterol,
kalori, gula dan juga serat.
[Baca juga: Jenis dan Fungsi Protein untuk Tubuh]
Walupun demikian, terdapat
nutrisi kalium dan natrium dalam air putih meski dalam jumlah yang sangat
sedikit sekitar 2,37 miligram kalium dan 7 miligram natrium.
Kalium dan natrium termasuk
ke dalam jenis mineral. Lalu, bila ada mineral dalam kandungan air putih,
apakah air putih juga mengandung vitamin?
Sayangnya, tidak. Di dalam
segelas air putih yang sehari-hari kamu minum ternyata tidak memiliki kandungan
vitamin sama sekali, entah itu vitamin A ataupun vitamin C.
Tapi jangan cemas dulu, air
putih ini dapat membantu dalam penyerapan vitamin yang lebih maksimal di dalam
tubuh. Khusus nya vitamin B dan vitamin C yang termasuk vitamin yang larut oleh
air.
Jadi bukan berarti minum
air putih menjadi hal sia-sia untuk tubuh kamu jika dilakukan secara rutin.
Selain itu, pastikan juga
air putih yang kamu konsumsi sudah terdaftar oleh BPOM dan memenuhi standar
kesehatan yang ditentukan guna mencegah munculnya berbagai penyakit akibat
konsumsi air putih yang terkontaminasi.
Tidak hanya mencukupi
kebutuhan cairan, sangat direkomendasikan juga untuk menjalani pola hidup sehat
dengan mencukupi waktu tidur, berolagraga secara rutin dan dapat mengendalikan
stress.
Jika kamu mengalami sakit
perut, muntah, mual dan pusing setelah mengkonsumsi air putih, segera untuk
konsultasikan ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan dan penanganan yang
tepat.













