Hilangnya kemampuan indra penciuman atau anosmia, marak sekali terjadi sejak kemunculan pandemi COVID-19. Banyak orang yang kehilangan indra penciuman atau penciuman (anosmia) ketika terkena COVID-19, kebanyakan mereka yang mengalami disfungsi atau kemampuan indra penciuman jangka panjang akibat terpapar COVID-19 yang tentu nya gejala ini mengurangi kualitas hidup mereka.
Anosmia
sangat menganggu kehidupan mereka sehari-hari, bagaimana cara mereka makan,
bersosialisasi dan juga kemampuan dalam mendeteksi bahan kimia dan gas yang
berbahaya.
Saraf
penciuman yang memungkinkan kamu untuk mencium ada dibagian atas rongga hidung.
Anosmia terjadi saat indra penciuman tidak bisa mencium sesuatu, seperti bau
yang menyengat sekalipun. Ada Beberapa penyebab anosmia dimulai dari pilek,
hidung tersumbat sampai COVID-19
Menurut
Zara Patel, seorang ahli bedah kepala dan leher juga ahli penciuman dari
Stanfod Health Care di California mengungkapkan bahwa, virus SARS-CoV-2
atau COVID-19 masuk ke dalam tubuh melalui saluran pernafasan yaitu hidung.
COVID-19
tidak menyerang saraf-saraf ini, namun merusak sel-sel yang ada di sekitarnya.
Sering kali menyebabkan hilangnya rasa, hilangnya penciuman secara langsung.
Tidak
sampai beberapa bulan setelah terpapar dan sembuh dari infeksi, ketika proses
penyembuhan terjadi, disfungsi atau gangguan indra penciuman akan lebih jelas.
Sel-sel
yang rusak akan menganggu kemampuan tubuh untuk merasakan dan mencium secara normal.
Umum
nya anosmia akan hilang saat hawa dingin mereda untuk penderita pilek,
sementara pada penderita COVID-19 anosmia akan bertahan sedikit lebih lama dan
dapat diatasi dengan melakukan beberapa cara untuk mengembalikan indra
penciuman, dimulai dari latihan untuk penciuman sampai pemberian obat-obatan
yang tepat.
Cara Mengembalikan Indra Penciuman Akibat Anosmia
Anosmia
bisa mereda dengan sendirinya dalam hitungan minggu atau bulan dan ada juga
yang bersifat permanen. Walau begitu, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan
untuk mengatasi anosmia. Tentu saja, hal ini bisa disiasati dengan beberapa
cara yang sebenarnya cukup sederhana yang bisa kamu lakukan sendiri di rumah,
diantaranya:
1. Konsumsi Teh Jahe
Teh Jahe bisa kamu
konsumsi untuk membantu meredakan anosmia. Jahe sendiri memiliki aroma yang
khas dan menyengat yang bisa membantu kamu melatih indra penciuman.
Selain itu, minum
Teh Jahe saat hidung tersumbat dapat meredakan peradangan pada saluran perpasan
yang sekaligus mengurangi pembentukan lendir yang seringkali menyumbat saluran
hidung.
[Baca juga: 15 Makanan yang Mengandung Protein Tinggi]
Cara membuat Teh
Jahe sangatlah mudah dan bahan baku Jahe nya pun mudah ditemui. Kamu cukup
menyeduh satu sendok makan Jahe Mentah yang sudah diiris dan ditumbuk ke dalam
dua cangkir dengan air yang dipanaskan selama 15 menit dan Teh Jahe pun siap
untuk kamu nikmati.
2. Latihan Penciuman
Latihan penciuman
dilakukan untuk melatih indra penciuman dengan mengandalkan ingatan tentang
aroma untuk mengaktifkan dan memberi rangsangan kembali pada saraf-saraf
penciuman. Latihan ini membutuhkan penciuman secara berulang dari beberapa
aroma seperti cengkeh, mawar, lemon dan kayu putih.
Masing-masing aroma
bisa dihirup dalam-dalam selama 20 detik. Ketika menghirupnya, usahakan untuk
mengingat kembali seperti apa aroma yang muncul dari semua bahan-bahan
tersebut. Membayangkan bau pada suatu objek diduga bisa melatih kembali kerja
dari ujung saraf indra penciuman.
Cara mengembalikan
indra penciuman yang satu ini, bisa kamu lakukan selama 2-3 kali dalam sehari,
setidaknya sampai 3 bulan. Penelitian yang mengungkapkan terjadinya peningkatan
pada kemampuan indra penciuman pada penderita COVID-19 yang mengalami anosmia
COVID-19 dengan melakukan latihan ini.
3. Irigasi Hidung
Jika anosmia atau
kehilangan indra penciuman disebabkan oleh infeksi atau alergi, kamu bisa
mencoba metode irigasi hidung untuk mengembalikan indra penciuman.
Cara ini dilakukan
menggunakan larutan garam yang yang bisa kamu dapatkan dengan mudah karena
dijual secara bebas di apotek atau kamu bisa membuat nya sendiri dengan
mencampur setengah sendok teh garam dan setengah sendok teh soda kue kedalam 1
cangkir air matang.
Lalu, masukkan larutan air garam kedalam botol semprot atau botol irigasi. Lakukan cara ini untuk membersihkan bagian dalam hidung menggunakan larutan air garam:
- Miringkan kepala ke salah satu sisi tubuh
- Semprotkan larutan garam ke dalam salah satu lubang hidung dengan secara perlahan ke arah yang berlawanan dengan sisi miring kepala.
- Biarkan larutan air garam mengalir keluar dari lubang hidung lainnya ataupun dari mulut.
- Ulangi cara ini untuk lubang hidung yang lain nya dan lakukan beberapa kali dalam sehari untuk mengembalikan indra penciuman.
4. Konsumsi Obat yang Direkomendasikan Dokter
Jika anosmia tidak kunjung membaik, kamu perlu memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pengangan lebih lanjut dan sesuai. Dokter akan memberikan resep obat-obatan untuk membantu mengembalikan indra penciuman, seperti:
- Antihistamin
- Dekongestan
- Antibiotik
- Semprotan hidung steroid
Penelitan
mengungkapkan bahwa latihan penciuman yang disertai dengan semprotan hidup
steroid seperti budesonide, bisa membantu untuk meningkatkan kemampuan
indra penciuman dibandingkan dengan membersihkan bagian dalam hidung dengan
larutan air garam.
Hal yang Harus Diperhatikan
Perlu
di ingat, akan jauh lebih mudah untuk mengobati anosmia sesegera dan sedini
mungkin setelah mengalami adanya indikasi gangguan indra penciuman.
Sayangnya,
banyak orang yang menunggu dan menunda hingga berbulan-bulan atau lebih lama
untuk mencari bantuan, pada saat itu kondisi anosmia akan menjadi lebih sulit
untuk diobati.
Selain
itu, menghindari membaca saran yang tidak mempunyai sumber yang jelas dari
sosial media ataupun forward pada Whatsapp Group seperti racikan obat karena
dipenuhi dengan informasi dan saran yang berbahaya dan keliru untuk di ikuti,
racikan minuman dan herbal dengan bahan yang tidak kamu pahami untuk
menghindari efek samping yang malah muncul dan tidak diinginkan seperti alergi.
Coba
cerna semua informasi yang kamu terima secara detil dan pastikan kamu
menghiindari saran-saran yang terdengan tidak masuk akal.
[Baca juga: Manfaat lidah buaya untuk kesehatan]
Kamu hanya boleh mengikuti saran dari dokter terkait dan juga tenaga medis yang berpengalaman untuk mendapatkan obat yang sesuai dengan kondisi kamu. Dokter akan memberikan obat yang sudah dibuktikan melalui uji coba terkontrol dan teruji secara klinis.
Jika beberapa cara mengembalikan indra penciuman yang dijabarkan diatas tidak mampu mengatasi anosmia yang kamu alami, coba untuk langsung komunikasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat dan sesuai, terlebih sampai menyebabkan malnutrisi hingga penurunan berat badan karena tidak nafsu makan, mengalami sesak nafas atau depresi.




