Untuk sebagian orang mungkin pernah memiliki trauma yang mungkin sangat memberkas dan sulit buat dihilangkan. Trauma psikologis biasa menimpa seseorang yang pernah mengalami kejadian yang sangat menakutkan, menyedihkan, menghantui mereka sampai mengancam keselamatan dan nyawa. Beberapa orang mngkin mengalami kekerasan fisik, kehilangan orang yang tercinta ataupun pernah mengalami kecelakaan.
Trauma psikologis kadang akan pulih dengan sendiri nya seiring berjalan nya waktu, tapi kadang ada beberapa orang yang memerlukan cara tersendiri agar tidak berlarut-larut dan bisa move on.
Seseorang yang pernah dan mengalami kejadian traumatis biasanya merasa depresi, syok, takut, sedih dan cemas berlebihan dalam waktu yang lama ataupun ketika tidak sengaja teringat karena ada yang memicu ingatan nya.
Cara Mengatasi Trauma
Reaksi tiap orang pun akan selalu berbeda-beda ketika menghadapi kejadian traumatis walaupun hal yang dialami itu sama. Ada orang yang bisa menangani dan menanggapi trauma dan rasa takut ini dengan baik, namun tidak sedikit juga yang tidak bisa menghadapi rasa trauma nya itu yang bisa berujung pada gangguan psikologis seperti depresi, menyebabkan pikiran yang paranoid, panik yang berlebih
Jika dibiarkan, trauma bisa sangat menganggu kehidupan kamu. Jika tidak diatasi dengan cepat dan tepat, trauma psikologis bisa mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Mulai dari kondisi fisik, kesehatan mental hingga perilaku dan interaksi sosial.
Ada sejumlah cara yang kamu gunakan untuk mengatasi trauma, yaitu:
1. Tenangkan Diri
Ketika cemas, gelisah atau marah, coba kamu tenangkan dirikamu lalu tarik nafas dalam-dalam beberapa kali agar kamu bisa berpikir dengan jernih dan membuat kamu lebih tenang. Kamu juga bisa coba untuk meditas untuk membantu menenangkan pikiran kamu.
2. Jangan Salahkan Diri Sendiri
Menerima apa yang terjadi dapat mempermudah proses pemulihan diri dari trauma. Jangan bebankan semua hal yang terjadi seakan-akan salah kamu, Rasa bersalah, marah, malu, kecewa dan sedih yang berkepanjangan justru akan menjadi penyakit buat diri kamu sendiri.
3. Jangan Ambil Keputusan
Tunggu sampai semuanya reda sehingga kamu bisa berpikir lebih rasional, hindari mengambil keputusan yang penting dan besar ketika kamu sedang marah atau emosi kamu sedang tidak stabil.
4. Cari bantuan untuk pemulihan
Seringkali orang yang terkurung dalam trauma itu tidak bisa mengatasi trauma nya sendirian, carilah bantuan untuk membantu meringankan atau meminta solusi yang sekira nya bisa kamu lakukan. Kamu bisa coba untuk curhat kepada teman terdekat kamu atau support system, keluarga atau jangan sungkan untuk meminta bantuan ke psikolog atau psikiater.
Cara ini bisa membuat kamu merasa lebih baik dan tidak merasa sendirian. Dukungan dari orang terdekat atau support system akan sangat berpengaruh dalam meringankan rasa takut dan beban yang kamu rasakan.
5. Fokus pada hal penting
Ketika kamu berhadapan dengan trauma, coba untuk fokus pada apa yang benar-benar perlu dilakukan dalam keseharian. Jauhkan melakukan hal-hal yang tidak perlu hanya karena mengikuti rasa sedih, hematlah energi fisik dan emosional kamu.
6. Peduli pada diri sendiri
Jangan terlalu terlarut dan membuat kamu terlena ketika sedang stress. Jangan lupa untuk konsumsi makanan yang sehat dan tetap jaga asupan kamu, pastikan kamu cukup tidur untuk membuat kamu tetap fit dan sehat, lakukan olahraga teratur untuk membuat fisik kamu tetap bugar. Selain itu lakukanlah hal-hal yang kamu sukai untuk mengalihkan dan perlahan-lahan membantu kamu menghilangkan stress dan mengatasi trauma.
Pada dasarnya trauma akan menimbulkan berbagai macam perasaan yang tidak begitu menyenangkan, dan itu semua memang wajar terjadi. Walaupun demikian, cepat lakukan berbagai cara yang bisa kamu lakukan untuk segera mengatasi trauma yang sedang dialami agar kamu tidak selalu dihantui oleh kejadian yang sudah lalu. Jangan sampai masa menyedihkan itu berlarut-larut mengurungmu dan jangan izinkan dampak buruk sampai terjadi lalu merusak kebahagiaan kamu sekarang dan nanti.
Menghilangkan trauma memang bukan hal yang mudah, tapi bukan berarti jadi sesuatu yang mustahil untuk kamu ataupun setiap orang lakukan. Jika kamu merasa tidak bisa menghadapi nya sendirian, merasa sulit menjalani aktivitas sehari-hari, sulit berkonsentrasi, mengalami perubahan mood yang drastis atau mood swing, depresi, merasa cemas berlebihan atau sampai muncul ide untuk melakukan bunuh diri, jangan sungkan untuk meminta bantuan orang terdekat atau bantuan orang yang mengerti dan ahli seperti psikiater atau psikolog.







